Showing posts with label Flora Fauna. Show all posts
Showing posts with label Flora Fauna. Show all posts

Pegunungan Hutan Hujan Indah di Pantai Ngliyep

Iklan 300x250
Indonesia kaya akan keindahan alam sampai ke pelosok negeri. Di bawah ini adalah gambar pemandangan yang cukup indah di dekat pantai ngliyep, Malang selatan. Namun tempatnya yang tersembunyi sehingga jarang orang yang tahu. Ini hanya sedikit saja dari ribuan keindahan alam yang dimiliki oleh Indonesia.

Gambar ini saya ambil ketika sedang dalam perjalanan menuju pantai ngliyep untuk menyaksikan acara "larungan" atau "labuh", yaitu acara ritual masyarakat Malang selatan untuk memberikan persembahan kepada penguasa gaib pantai selatan, kanjeng ratu kidul atau nyai roro kidul.


Ketika anda mendekati lokasi pantai ngliyep maka anda akan disuguhi pemandangan perbukitan yang indah dan asri. Namun perbukitan ini tidak ditumbuhi hutan lindung, melainkan ditanami palawija oleh masyarakat setempat. Dan itu lebih baik karena bisa memberikan manfaat penghasilan bagi warga.

Apapun tanaman yang tumbuh di pegunungan mungil ini tidak akan menghilangkan keindahan yang ada. Karena mereka hanyalah petani yang tidak mungkin merusak alam, bahkan membuat keindahan alam. Di sini anda bisa melihat laut selatan pulau jawa yang terbentang luas dan mulai tampak seperti gambar di bawah ini.


Tentang nama-nama gunung ini saya tidak tahu, yang jelas gunung kecil seperti ini terdapat banyak sekali disini. Jika anda sedang dalam perjalanan untuk berwisata ke pantai ngliyep di Malang selatan, anda jangan melewatkan waktu untuk berhenti sejenak memotret berbagai macam keindahan yang ada disini.
Iklan 336x280
______________________________________________________________________

Pohon Sengon Laut paling banyak ditanam warga

Iklan 300x250
Kayu sengon laut saat ini merupakan bahan perabot rumah tangga dan bahan bangunan rumah maupun bangunan lain yang paling banyak digemari karena harganya yang relatif murah serta cukup awet. Masyarakat jawa timur biasa menyebutnya dengan sebutan sengon putih. Tanaman ini dulunya jarang ditanam warga, melainkan tumbuh sendiri diladang maupun di hutan-hutan.

Namun setelah kayu ini laris di pasaran maka warga sengaja menanam pohon sengon putih di ladang. Bahkan beberapa tanah milik perusahaan maupun jawatan pemerintah seperti perhutani juga menanam sengon putih.


Pohon ini dikenal cepat tumbuh besar dan sangat efektif untuk memanfaatkan lahan yang gersang. Selain itu pohon ini bisa ditanam dengan jarak yang cukup rapat sehingga bisa menghasilkan kayu yang lurus atau tidak banyak bercabang.

Untuk menanam pohon sengon putih ini diperlukan waktu lima tahun untuk mencapai masa penebangan. Sebuah waktu yang relatif cepat untuk tanaman pohon kayu. Sementara para pedagang kayu mulai berdatangan hendak membelinya ketika pohon mulai terlihat besar. Kayu sengon memberikan keuntungan yang cukup besar bagi para petani sengon. Tidak sedikit para petani memutuskan untuk menutup semua lahannya dengan menanam pohon sengon laut atau sengon putih.
Iklan 336x280
______________________________________________________________________

Gunung Kendeng di Malang Selatan

Iklan 300x250
Gunung kendeng adalah sebuah pegunungan di kabupaten malang bagian selatan dan merupakan bagian diri gunung kidul yang membentang di pulau jawa bagian selatan. Gunung kendeng ini berada di kecamatan Kalipare kabupaten malang, Jawa Timur. Disebut gunung kendeng karena menurut masyarakat sekitar pada masa dahulu kala gunung ini tampak "kendeng-kendeng" seperti layaknya gunung yang mau meletus. Namun sebenarnya gunung ini hanyalah pegunungan batu putih yang tidak memiliki magma atau bukanlah gunung berapi.


Di lereng bagian utara gunung ini yang biasa disebut karang putih pernah diledakkan untuk pembangunan waduk Ir.Sutami, dimana semua bahan waduk menggunakan material berupa bongkahan batu putih untuk bahan waduk atau bendungan.

Ketika pembangunan waduk Ir.Sutami di karangkates selesai gunung ini menyisakan kawah batu putih yang luas dan kini dijadikan sebagai tambang batu untuk bahan bangunan oleh warga sekitar. Gunung kendeng terbentuk oleh batu kapur yang dilapisi oleh tanah humus dan ditumbuhi oleh pepohonan. Saat ini mayoritas  hutan di atas gunung endeng terdiri dari pohon jati yang dikelola oleh departemen kehutanan.


Gunung ini memiliki pesona berupa pemandangan alam yang asri. Berada di puncak gunung bagian utara kita bisa melihat pemandangan dibawahnya berupa hamparan dataran luas dimana terletak pemukiman sarga dan sungai brantas yang merupakan wilayah perairan waduk Ir.Sutami.

Jika kita bergerak ke arah selatan menuruni gunung maka kita akan sampai dipantai Ngliyep, sebuah tempat wisata yang sering dijadikan sebagai tempat upacara sakral oleh warga sekitar yang disebut labuh atau labuhan. Upacara labuhan di pantai Ngliyep ini terjadi setiap bulan maulud dan di serbu oleh ribuan pengunjung dari berbagai daerah untuk menyaksikan aneka hiburan di sepanjang pantai selatan selama bulan maulud.
Iklan 336x280
______________________________________________________________________

Hutan Rajekwesi di Gunung Kendeng surga bagi Monyet

Iklan 300x250
Hutan rajekwesi ini adalah hutan hujan tropis yang berada di celah antara dua tebing curam di wilayah lereng utara gunung kidul (gunung kendeng) di Malang bagian selatan. Dinamakan rajekwesi karena disamping tebing terdapat jalan yang dipagari besi (rajekwesi) sejauh sekitar 10 meter saja. Hutan ini dihuni oleh ratusan bahkan mungkin ribuan ekor kera yang setiap saat memenuhi jalan-jalan di sekitar rajekwesi. Pemandangan hutan di potret dari atas jalan yang berada di tebing bagian utara seperti di bawah ini.


Hutan rajekwesi ini berada di wilayah kecamatan kalipare kabupaten malang, jawa timur. Hutan ini menjadi habitat paling aman bagi spesies kera dan satwa liar lainnya karena sulit dijamah oleh manusia mengingat medannya yang ekstrim, yaitu berupa jurang yang curam ditutupi oleh pepohonan dan semak belukar. Bahkan para pemburu liar tidak berani memasuki wilayah ini.


Beberapa warga sekitar mengatakan bahwa kera-kera yang terkadang berkeliaran di sekitar jalan raya pernah merampok pedagang makanan yang berjalan kaki sendirian. Monyet-monyet tersebut biasanya muncul beberapa saat di jalan raya pada saat pagi dan sore hari.
Iklan 336x280
______________________________________________________________________

Kisah seorang ulama berbicara dengan burung merpati

Iklan 300x250
Cerita ini dikisahkan oleh seorang ulama asal Desa Tulungrejo kabupaten Kediri yang merupakan pengasuh sebuah masjid di Desa Tulungrejo. Kini beliau telah wafat. Ketika masih hidup beliau pernah bercerita kepada saya tentang kejadian yang dialami oleh seorang sahabatnya sesama ulama yang bisa berbicara dengan para binatang.

Pada suatu sore hari, ulama tersebut hendak mandi di kamar mandi belakang rumah. Dia melihat ada seekor burung merpati (burung dara) hinggap di atas pagar tembok di belakang rumahnya. Burung merpati tersebut diam dan tampak termenung sambil menatap wajah sang ulama tersebut. Namun sang ulama membiarkannya saja karena sudah biasa ada burung merpati hinggap di atas tembok.

Besoknya ketika hendak mandi, ulama tersebut melihat burung merpati tersebut masih hinggap sambil termenung di atas pagar tembok tersebut. Lalu sang ulama meneruskan mandi seperti biasanya.

Hingga pada hari yang ketiga sang ulama hendak mandi, burung merpati tersebut masih tetap berada di atas pagar tembok tersebut dan tidak bergerak sedikitpun. Kedua matanya terarah ke wajah sang ulama dengan sayup.

Akhirnya sang ulama ini bergegas menghamprinya seraya bertanya, " Wahai burung merpati, kenapa selama berhari-hari engkau termenung disini? Apakah engkau tidak punya tempat tinggal?

Burung merpati menjawab," Wahai manusia yang baik hati, aku sedang bersedih karena suamiku mati oleh seorang pemburu, dan saya berdoa ingin segera menyusulnya".

Mendengar jawaban dari burung merpati tersebut sang ulama ikut bersedih, lalu mengucapkan salam dan meninggalkan burung merpati tersebut.

Besoknya pada hari ke empat ketika sang ulama hendak mandi sore hari, dia melihat burung merpati tersebut mati dan tergeletak di bawah tembok. Lantas dia mengambilnya dan memakamkannya di belakang rumah.

Berdasarkan kisah tersebut, ternyata kaum hewan juga bisa bersedih. Burung merpati dilambangkan sebagai hewan yang paling setia kepada pasangannya sehidup semati. Jarang sekali manusia yang bisa menyamai kesetiaan sepasang burung merpati.
Iklan 336x280
______________________________________________________________________

Bagaimana Allah menyelamatkan hewan Tikus?

Iklan 300x250
Tahukah anda? Tikus adalah binatang yang cerdik menurut kita. Namun sebenarnya mereka tidak memiliki akal fikiran. Namun mereka bisa membedakan makanan yang diberi racun. Mereka tidak mau memakan makanan yang bercampur racun tikus ketika mereka menyerang dapur atau rumah. Bahkan ketika diberi jebakan, mereka sulit tertangkap. Sekalipun ada yang tertangkap atau ada yang mau memakan racun, mungkin hanya seekor saja.

Lantas besoknya mereka akan pergi meninggalkan rumah bersama seluruh anggota keluarganya. Mereka tidak akan mengganggu rumah kita lagi sehingga anak-anak mereka beserta bayi-bayinya akan selamat dari ancaman racun tikus dan jebakan.

Tentu semuanya ini bukanlah terjadi secara kebetulan. Semua ini ada yang memberitahu. Tikus tidak memiliki kecerdasan sedikitpun. Mereka hanyalah binatang yang lemah dan tidak berdaya.

Lantas siapakah yang melarang tikus-tikus tersebut agar tidak memakan makanan beracun dan lalu menyuruh mereka pergi  untuk meninggalkan rumah? Siapakah yang akan memberi makan tikus-tikus ini nantinya?

Dialah Allah, sang penyelamat. Dialah sang pemberi makan kepada semua makhluk seisi bumi. Dialah yang melarang tikus-tikus itu memakan racun dan menyuruhnya pergi. Dan akan diberikan sumber makanan yang baru dan layak bagi tikus-tikus tersebut beserta anak-anak mereka. Subhanallah.
Iklan 336x280
______________________________________________________________________

Bagaimana Allah merancang hewan Bunglon?

Iklan 300x250
Semua orang tahu, binatang bunglon akan berubah warna sesuai dengan tempat dimana dia hinggap. Perubahan warna ini disebut kamuflase yang bekerja secara alami agar aman dari predator sekaligus agar tidak dilihat mangsanya.

Jika hinggap di atas daun yang berwarna hijau, maka bunglon akan berubah warna menjadi hijau. Jika hinggap di batang kayu maka bunglon akan berwarna seperti batang kayu. Begitu juga jika bunglon hinggap di tempat-tempat lainnya.

Tentunya semua ini ada yang sengaja merancangnya, bukan terjadi secara kebetulan. Bunglon sendiri tidak memiliki kecerdasan untuk merubah dirinya menjadi warna yang bermacam-macam. Sepandai-pandainya manusia tidak bisa menciptakan dirinya bisa berubah-rubah warna.

Siapakah yang merancang tubuh bunglon sehingga bisa berubah warna sedemikian menakjubkan? Dialah Allah, Tuhan yang maha esa. Sang arsitektur terbaik dan terhebat. Dialah yang merancang alam semesta seisinya. Segala kepandaian hanya ada padaNya.
Iklan 336x280
______________________________________________________________________

Harimau Jawa benar-benar sudah punah

Iklan 300x250
Dulu ketika masih kecil saya takut pergi ke hutan atau daerah-daerah di sekitar hutan karena takut bertemu harimau loreng atau orang jawa menyebutnya macan gembong. Apa lagi ketika sedang dibangunnya waduk Ir.Sutami di Karangkates tahun 1970-an, para sopir dumptruck sering melihat beberapa harimau loreng menyeberang jalan di malam hari.

Pada saat saya berumur 10 tahun (1980) saya takut pergi jauh dari rumah karena khawatir bertemu dengan hewan buas yang katanya suka makan kerbau ini. Menurut nenek saya waktu itu harimau jawa masih ada, namun sudah pergi jauh ke hutan terpencil di sebelah timur. Lima tahun kemudian (1985) paman saya menerangkan bahwa janganlah takut pergi ke hutan karena harimau loreng sudah punah, tidak mungkin bisa menemui kita.

Setelah saya berumur 20 tahun (1990) saya benar-benar yakin bahwa harimau jawa telah punah. Saya berani pergi ke hutan sendirian untuk mencari sarang burung dan berburu binatang hutan. Saya tidak pernah menjumpai seekor harimau pun selama ini. Walaupun bapak saya pernah memelihara 3 ekor anak harimau jawa ketika saya masih bayi. Namun harimau lucu tersebut dikembalikan lagi ke hutan setelah dua hari berada di rumah. Karena setiap malam induknya datang ke rumah dengan meninggalkan bekas cakar di depan pintu.

Harimau-harimau kecil tersebut ditangkap bapak saya ketika memasuki wilayah terlarang di dekat pos penjagaan, dimana bapak saya waktu itu bekerja sebagai satpam di gedung dinamid atau penyimpanan bahan peledak bawah tanah di karang putih, gunung kendeng, Malang selatan.

Kini harimau jawa tercinta tinggal kenangan. Tidak ada seorangpun yang bertemu lagi dengan macan gembong di daerah sini karena sekarang sudah ramai. Padahal dulunya merupakan hutan asri yang merupakan salah satu habitat terakhir harimau jawa, kijang, dan kancil.
Iklan 336x280
______________________________________________________________________

Hewan Bekicot bisa menyembuhkan luka

Iklan 300x250
Pada zaman dulu orang menyembuhkan luka hanya dengan hewan bekicot (sejenis siput darat). Hewan ini biasanya suka nempel di pohon pisang atau di tempat-tempat yang dingin dan sejuk. Mereka bisa bertelor dengan jumlah ratusan butir dalam sekali bertelor. Luka iris atau luka terjatuh yang mengeluarkan darah bisa sembuh oleh hewan ini.

Caranya, ambillah seekor bekicot yang masih hidup, lalu pecahkan ujung cangkangnya atau bagian belakang/ekor. Kemudian oleskanlah lendir yang keluar dari bekicot ke luka. Maka luka yang berdarah akan sembuh dalam waktu singkat.

Ini adalah cara alami masyarakat jawa tempo dulu dan bahkan hingga sekarang dalam menyembukkan luka, khususnya masyarakat pedesaan.

Saat ini bekicot banyak dikonsumsi masyarakat. Misalnya kripik bekicot, sate bekicot (sate 02), dan sebagainya. Menurut sejarahnya bekicot berasal dari Suriname, Afrika selatan. Mereka terbawa ke Indonesia bersama tanaman ketika pada masa tanam paksa (cuultur stelsel) di zaman penjajahan Belanda.

Kini binatang ini dibududaya oleh masyarakat untuk dijadikan sebagai makanan karena diketahui kaya akan protein. Bekicot liar biasanya keluar dari sarang jika selesai hujan. Mereka melata di jalan-jalan dan semak-semak belukar.
Iklan 336x280
______________________________________________________________________