Cara Belajar Mengoperasikan Excavator Dengan Cepat

Bagi para helper atau sobat-sobat yang sedang belajar mengoperasikan excavator namun sudah lama tidak bisa-bisa, dan anda ingin cepat bisa, maka luangkan waktu untuk membaca tips berikut ini. Kebetulan saya sendiri operator excavator, namun saat menulis ini saya sedang nganggur alias dirumah saja (Drs). Saya baru dua bulan keluar dari perusahaan tempat saya bekerja. Oleh karena itu jika anda punya job atau info lowongan kerja untuk saya, tolong berikan info melalui kolom komentar dibawah ini. Dan saya sangat berterimakasih. Penyebab saya berhenti bekerja alias nganggur bisa anda baca disini;

Cara Menjadi Operator Alat Berat Profesional


Tips belajar mengemudikan, mengoperasikan, mengendalikan, dan menguasai excavator ini saya tulis berdasarkan pengalaman pribadi saja. Jadi jika anda lebih senior, anda harus gantian ngajarin saya, hehe. Pengalaman kerja, referensi kerja, cv, Curriculum vitae, Experiences, dll yang saya miliki adalah sebagai berikut;

Saya urut berdasarkan awal

1. Operator Bulldozer
2. Operator Excavator
3. Operator Wheel Loader
4. Operator Crane (Liebherr harbour mobile crane: LHM 400. LHM 500, LHM 550 - spesial kontener maupun grab), (Harbour mobile crane: HMC/HMK Gotwald 280 E), Harbour mobile crane Fantuzzi Reggiane 180, dan beberapa crane kecil seperti shore crane, dll.

Kenapa mau nulis tips cara cepat belajar excavator pakai pamer pengalaman kerja segala? Mohon maaf sebelumnya kepada tuan-tuan dan nyonya-nyonya, saya bukan pamer. Melainkan karena saya sekarang ini sedang nganggur. Jadi jika anda adalah seorang operator alat berat yang punya info buat saya, atau anda adalah seorang juragan/bos/direktur/pimpinan perusahaan pemilik alat berat yang sedang mencari seorang pekerja operator alat-alat berat seperti di atas, tolong saya dikabari agar saya bisa ikutan nglamar. Itulah sebabnya saya menulis beberapa pengalaman saya di atas agar sekalian saya melamar kerja ke anda. Dan saya sangat berterimakasih karena agar dapur saya tetap bisa berasap sampai nanti, gkgkgk...

(Hubungi saya di 081-288-498-xxx)
Numpang promosi diri, ckckck...

"Maaf nomor telephne sudah dihapus karena saya sudah dapat kerja. Terimakasih kepada para sahabat pembaca yang telah sudi memberikan informasi lowongan kerja kepada saya"

Namun saya terpaksa harus kembali kerja di luar negeri karena suatu alasan, anda bisa membacanya disini;

Bekerja di luar negeri solusi terbaik mencari modal

Kembali ke judul

Cara Belajar Menguasai Keterampilan/Skill Excavator

Pedoman Pemahaman

Mental dasar yang harus dimiliki oleh seorang operator alat berat adalah;

"Berani dan Percaya Diri"

Katakanlah dengan tegas bahwa "Aku Bisa". Jangan takut salah dan jangan minder jika anda ingin memperoleh mental juara. Mental juara akan mendobrak segala kebodohan dan kebuntuan. Tanpa mental juara segala prestasi akan menjadi terlambat.

Pada dasarnya operator excavator tidak ada yang mahir, kecuali mereka hanya mahir di beberapa bidang saja, yaitu pekerjaan yang paling sering mereka kerjakan. Misalnya, seorang operator yang lama sekali kerja di tambak (membuat tambak), maka dia akan mahir dalam pekerjaan membuat tambak atau sejenisnya.

Namun dia belum tentu mahir di bidang pekerjaan lain seperti di atas gunung terjal atau cadas, pekerjaan di dalam palka/kapal/tongkang, pekerjaan di atas air (di atas ponton), pekerjaan loading di tambang pasir, dsb. Bahkan mungkin dia bisa dikalahkan oleh seorang helper yang lebih terbiasa bekerja di loading/memuat pasir di tambang pasir. Karena pekerjaan loading yang menjadi target adalah kecepatan memuat, bukan pekerjaan kontruksi di atas lumpur seperti pekerjaan membuat tambak.

Oleh karena itu kemahiran seorang operator excavator pasti ada batasnya. Karenanya setiap operator excavator harus terus belajar dan belajar. Jika semakin banyak jenis pekerjaan yang bisa kita kuasai, maka kemahiran yang kita miliki akan semakin banyak. Tidak hanya itu-itu saja.

Tapi bagaimana kita bisa menambah skill/kemahiran jika kita selamanya bekerja di bidang itu-itu saja? Tentunya kemahiran kita juga tetap itu-itu saja. Itulah sebabnya kemahiran seorang operator excavator hanya terbatas pada kesempatan yang ada padanya. Biasanya operator excavator yang sering berpindah-pindah lokasi kerja maka akan semakin banyak jenis pekerjaan yang mereka kuasai.

Teknik Operasional

I. Teori Keselamatan Kerja

Pertama-tama yang harus selalu menancap di otak seorang operator alat berat adalah Safety atau Keselamatan Kerja. Pikirkanlah keselamatan kerja selama mengoperasikan alat berat. Keselamatan kerja terbagi oleh tiga faktor;

* Pertama adalah faktor manusia (80%).
Biasanya 80% dari insiden/accident terjadi karena kelalaian atau keteledoran sang operator karena mengabaikan keselamatan kerja. Hal ini tidak bisa dibantah berdasarkan survey internasional.

* Kedua adalah faktor alat (18%).
Beberapa penyebab lain dari insiden/accident adalah karena kerusakan pada alat berat. Ini hanya sebagian kecil atau 18% saja. Misalnya alat berat mengalami cacat pabrik, yaitu kesalahan yang terjadi pada saat pembuatan/perakitan alat berat.

* Ketiga adalah faktor alam (2%).
Terkadang ada insiden/accident di lapangan yang disebabkan oleh alam. Misalnya, gempa bumi, banjir, tanah longsor akibat hujan deras, dsb. Kemungkinan seperti ini sangat kecil sekali untuk terjadi di medan kerja. Hanya 2% saja.

II. Teori Keterampilan/Skill

Ada dua hal yang wajib dikuasai oleh semua operator excavator, yaitu mahir di alat dan mahir di medan.

* Mahir di alat adalah kita harus benar-benar mahir dalam menjalankan/menggerakkan excavator yang sedang kita operasikan. Kita harus bisa menggerakkan excavator seperti menggerakkan tubuh kita sendiri. Excavator memiliki tangan dan kaki. Kita harus bisa menggerakkan tangan excavator seperti tangan kita sendiri, dan menggerakkan roda/track excavator seperti kaki kita sendiri.

Tangan excavator adalah tangan kita dan kaki excavator adalah kaki kita. Jika kita tidak mahir dalam menguasai dua hal tersebut, berarti ibarat kita belum bisa menguasai tubuh kita sendiri dengan sempurna. Bagaimana kita bisa menyelesaikan pekerjaan berat jika tangan dan kaki kita sendiri tidak mau tunduk kepada perintah kita?

* Mahir di medan adalah kita harus bisa memahami pekerjaan yang akan kita kerjakan di lapangan. Misalnya, sebelum kita memulai kerja, kita harus tahu seperti bagaimana gambaran hasil dari pekerjaan kita nantinya. Kita harus tahu bagaimanakah bentuk pekerjaan yang dimaksud oleh pelaksana lapangan.

Jika kita telah paham tentang maksud dari pekerjaan yang akan kita kerjakan, maka kita harus bisa menentukan darimanakah kita memulainya agar pekerjaan tersebut bisa selesai dengan baik dan tepat waktu. Dalam hal ini tentunya kita harus mempunyai pedoman agar jangan sampai mengulangi lagi pekerjaan yang telah selesai atau dengan kata lain jangan sampai dua kali kerja. Sekali kita memulai dari satu titik maka kita harus berjalan ke titik berikutnya, dan jangan sampai kembali lagi ke titik awal.

**********

Tips di atas merupakan pedoman dasar bagi orang-orang yang ingin belajar menguasai excavator dengan cepat, dan hal ini pasti diperlukan dalam menyelesaikan jenis pekerjaan apapun.  Begitulah. Ini saja tips yang bisa saya sampaikan kepada para pembaca, semoga bermanfaat.
______________________________________________________________________

Bacaan Terkait

9 komentar:

Info Training TMC Bandung said...

nice
www.titianmc.co.id
infoahlik3.wordpress.com

Pedro fell said...

mantap gan. ane jga op. exca gan. nice inpoh lah

Pusat Perpustakaan said...

semoga lancar2 aja kerjanya gan,,, salam excavator :)

Anonymous said...

bang apa tdk ada lowongan pekerjaan operator excavator? Saya biasa pegang mini digger komatsu pc75.

Anonymous said...

bang apa tdk ada lowongan kerja op excavator?
Tp saya biasa pegang mini digger komatsu pc75. Terimakasih

nasfit fitriani said...

dimana tempat kursus/pelatihan operator alat berat.?

Pusat Perpustakaan said...

kursus pelatihan operator alat berat secara praktek tidak ada ^^

Ricky Yohannes said...

kalau ita mau menyeberangkan exavator melalui sungai gmna,,??
sedangkan bahan yg ad di lokasi hanya kayu,,
cara merakit kayunya g mna y,,???
thanks

Pusat Perpustakaan said...

pertama batang-batang kayu ditata dalam posisi melintang, lalu excavator menata kayu tersebut di depannya satu persatu sambil berjalan menyeberang, lalu kayu di belakangnya dipindahkan lagi kedepan untuk dijadikan pijakan lagi, begitu seterusnya :)

tapi kalau sungainya cukup deras harus maka batang-batang kayu melintang harus diikat menggunakan seling yang dibongkar, agar kayu tidak terlepas dan hanyut :D

Post a Comment

Terimakasih atas kunjungan dan komentar Anda