Mencari Rejeki Pada Diri Sendiri

Iklan 300x250
Sebenarnya rejeki kita ini tidak jauh dari diri kita. Yaitu ada pada diri kita sendiri. Dimanapun kita bekerja, kita telah memperoleh upah dari keringat kita sendiri. Besar kecilnya pendapatan kita tersebut tergantung seberapa besar nilai jerih payah kita baik fisik maupun pikiran.

Manusia memiliki aset yang sangat mahal pada dirinya. Salah satunya adalah akal pikiran. Akal kita yang telah menghidupi diri kita. Jika kita bisa menggerakkan akal kita, niscaya tujuan apapun bisa terlaksana.


Misalnya kita ingin bekerja dirumah agar bisa dekat dengan keluarga. Tentunya yang bisa kita andalkan adalah akal kita. Tentang materi dan sebagainya hanyalah sarana pendukung. Bahkan ada saja orang yang bisa bekerja dirumah (membuat usaha sendiri) tanpa modal pada awalnya. Mereka bisa sukses. Apalagi jika kita memiliki modal yang cukup.

Oleh karena itu, menurut saya rejeki kita ini terletak pada akal pikiran kita. Akal kita berisi ide-ide cemerlang yang bisa kita gali. Dengan menggali ide pada otak kita sendiri niscaya kita bisa memperoleh penghasilan dimanapun kita bekerja atau berusaha.

Beberapa pakar mengatakan bahwa rejeki lebih suka mendatangi orang-orang cerdas. Misalnya, seseorang yang bisa membuat bakso dan kemudian dia menjual baksonya, maka dia akan lebih disukai oleh rejeki daripada orang yang tidak bisa membuat bakso. Ini berarti orang tersebut memiliki kecerdasan dalam membuat bakso, oleh karena itu dia mendapat rizki karena kecerdasannya. Yaa... begitulah. Rejeki memang lebih mudah diperoleh bagi orang-orang cerdas.
Iklan 336x280
______________________________________________________________________

Bacaan Terkait

0 komentar:

Post a Comment

Terimakasih atas kunjungan dan komentar Anda